Selain memiliki potensi di sektor pertanian dan perkebunan, Kalurahan Banjarharjo juga terus mengembangkan sektor perikanan sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat. Salah satu potensi unggulan tersebut adalah Kawasan Sektor Produksi Perikanan (KSPP) Mina Mitra Banjarharjo, yang mengembangkan budidaya ikan lele terpadu dengan budidaya cacing sutra yang terletak di Padukuhan Duwet II, Banjarharjo.
Keunikan budidaya ini terletak pada penerapan sistem yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Air irigasi dari Saluran Induk Kalibawang terlebih dahulu dimanfaatkan untuk mengairi lahan persawahan, kemudian dialirkan ke kolam budidaya lele. Selanjutnya, air dari kolam lele dimanfaatkan kembali untuk budidaya cacing sutra. Limbah organik yang terkandung di dalam air menjadi sumber nutrisi bagi media tumbuh cacing sutra, sehingga pemanfaatan air dapat dilakukan secara lebih efisien sekaligus mengurangi limbah.
Cacing sutra yang dibudidayakan tersebut dimanfaatkan sebagai pakan utama bagi benih ikan lele. Kandungan nutrisinya yang tinggi, seperti protein dan lemak, menjadikan cacing sutra sebagai pakan yang baik untuk mendukung pertumbuhan benih lele. Budidaya cacing sutra juga berkontribusi memberikan nilai ekonomi sebagai sumber pendapatan tambahan.
Saat ini, KSPP Mitra Mina Banjarharjo memiliki lebih dari 120 kolam budidaya lele berbentuk bulat serta tiga kolam budidaya cacing sutra yang dibuat memanjang di atas media tanah. Pengelolaan budidaya masih difokuskan pada pembesaran lele konsumsi, sehingga kegiatan pembenihan belum dilakukan secara optimal. Kapasitas produksi lele konsumsi mencapai sekitar 12 ton per bulan, yang menjadi salah satu potensi unggulan sektor perikanan di Kalurahan Banjarharjo.
Dalam proses pembesaran ikan, KSPP Mina Mitra Banjarharjo menggunakan pakan berupa pelet secara penuh (full pelet). Penggunaan pakan ini dipilih untuk menjaga kualitas pertumbuhan ikan sehingga menghasilkan lele dengan kandungan protein hewani yang baik dan kualitas yang lebih terjamin.
Seluruh kegiatan budidaya dikelola oleh delapan orang tenaga kerja yang bertanggung jawab atas operasional sehari-hari, mulai dari pemeliharaan hingga pengelolaan hasil panen. Keberadaan usaha budidaya lele dan cacing sutra ini turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dan berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran. Ke depannya, pengembangan KSPP Mitra Mina Banjarharjo diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan konsep budidaya terpadu yang ramah lingkungan, KSPP Mitra Mina Banjarharjo berpotensi menjadi destinasi wisata edukasi bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat yang ingin mempelajari budidaya perikanan secara langsung.
Artikel ini disusun dalam rangka kegiatan KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Tahun 2026 sebagai media informasi mengenai potensi wisata di Kalurahan Banjarharjo.